Friday, February 09, 2007 |
MENGUNJUNGI WAKTU
|
Hari ini aku sempatkan diri berkunjung ke istana sang waktu Di gedungnya yang menjulang megah semua tampak lengang Aku berdiri ragu
Sedikit kutepis selinap rasa takut dan terus kuseret kaki ke depan pintu Di sana tiba-tiba aku disergap kengerian yang begitu menderak Mendadak wajahku menjadi sedemikian pucat
Beku Kutarik nafas dalam dan mengatupkannya di kelopak mata Kucoba tetap melawan Dan pada ruang sempit keberanian yang selintas menyeruak lekas-lekas kuseret kembali kakiku, sebelum akhirnya dentuman lonceng menahannya di hamparan kosong yang tak kumengerti
“ada apa!” Dan suara itu terdengar seperti hempasan sihir yang memberhentikan segala-gala Hingga kurasakan ada yang remuk Pada permukaan jiwaku yang kusut
Betapa saat ini akurasakan kosmos menelanku bulat-bulat Di kesepian Apologi, fantasi dan bayang-bayang
Tak kuasa kubentur tatapnya Sorot dingin yang seolah tanpa darah Yang dari getarannya saja telah kutangkap semua jawab atas semua pertanyaan
Dan sebelum kering sisa tekad dan keberanian Segera aku berpamit Pulang…
Selengkapnya!
|
|
0 Comments: |
|
|
 |
|
|
|
|
|